Kisah Memburu Bus Pariwisata

Tanggal 8-13 Januari nanti gw ada acara di Malang. Dan gw sok-sokan jadi PJ utk transport. Jadilah gw berburu bus pariwisata. Udah banyak bus yg gw telp utk cek harga. Hingga tibalah saatnya bagi gw utk cek ke lapangan, bahwa busnya itu OK.

Untuk ngecek bus itu, gw minta dianterin temen gw (cowok) naek motor. Pas di tengah jalan, tiba2 gw pengen nelpon orang bus nya buat mastiin, so gw minta temen gw untuk menepi, krn pendengaran gw yg kurang baek.

Akhirnya kita berhenti di depan sebuah toko. Gw ga terlalu memperhatikan sekeliling krn sangat berkonsentrasi dengan sambungan telpon gw, walaupun wkt itu bunyinya masih “tut… tut… tut..”

Ketika temen gw bilang: “Kayaknya kita salah berenti nih” (sambil matanya mendelik ke arah toko di depan kami). Waktu itu gw ga konek. Gw pikir, dia blg “tokonya unik nih”. Jadi gw jawab: “iya.., jual jamu ya ini” sambil berpikir apanya yang unik. Tp selang 10 detik kemudian gw sadar kata-kata dia yg sebenernya (oh ternyata loading gw 10 detikkan, oon) dan mulai memperhatikan spanduk yg terpasang di depan toko.

Menyediakan OBAT KUAT dan PEMBESAR …

Whaaaaaaaat? Secara gw cewek dan dia cowok, apa kata dunia? Gw langsung matiin sambungan telpon gw, dan bilang ke temen gw: “hehehe, kayaknya kita salah parkir deh..”

Dan mgkn dalam hati dia ngedumel: “kayaknya itu udah gw bilang dari td deh”. Soalnya senyumnya nyinyir

2 responses to “Kisah Memburu Bus Pariwisata

  1. mo ngapain di malang vie…?

    vie, dunia ga akan berkata apa-apa kok,

    waktu lo dan dya parkir di depan toko itu,

    dunia akan biasa aja…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s