Susah Senang Susah Senang

Susah.. senang.. siapa yang rasa dan siapa yang menimbulkan? Kita sendiri toh. Semua terletak pada bagaimana kita menyingkapinya. Semua timbul karena pikiran kita. Kita sendiri yang sesungguhnya menciptakan rasa seang dan rasa sedih. Gw sering ketemu dengan orang-orang yang kalo ketemu susah seolah dialah orang yang paling menderita di dunia, padahal sebenernya itu cuma masalah kecil yang dibesar-besarkan gitu loh.

Rasanya udah nggak jamannya lagi berkeluh-kesah dengan terlalu berlebihan. Mengingat masih banyaknya orang-orang yang lebih susah daripada kita. Ini bukan berarti kita ga boleh sedih loh. Tapi caranya itu yang perlu diperhatikan. Pelampiasan kesedihan kita.

Sebaiknya apapun yang kita lakukan membawa kebaikan bagi banyak orang, sebisa mungkin😀

4 responses to “Susah Senang Susah Senang

  1. it’s all about mind setting, boss!
    ahaha.. ngomong doank niy gw,
    padahal kagak bisa juga gw..
    abis gimana dunk..
    aku kan emang caper dan hiperbola…
    :))

  2. eh gw br nyadar deh judul lu rada rancu. sbenernya yg lu maksud “menyingkapi” apa “menyikapi” sih?
    menyingkapi, kata dasarnya singkap
    menyikapi, kata dasarnya sikap

    *) kok jadi kayak pelajaran bahasa Indonesia gini?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s