Princess

princess.jpg

Ini adalah salah satu buku yang udah selesai gw baca. Princess. Kisah tragis putri Kerajaan Arab Saudi (kisah nyata). Salah satu buku yang gw rekomendasikan untuk dibaca.

Buku ini dituturkan (bersumber) dari salah seorang putri Kerajaan Arab Saudi bernama Sultana (nama disamarkan oleh pengarang). Sultana bercerita tentang masa kecilnya dimana ayahnya tidak menyayanginya dan selalu pilih kasih dengan saudara laki-lakinya. Semua kebaikan selalu diberikan kepada anak laki-laki. Sultana juga membeberkan banyak kisah-kisah tragis yang menimpa para perempuan Arab Saudi. Antara lain adalah perempuan-perempuan di sana dipaksa menikah oleh orang tua mereka (dijodohkan). Jadi ketika sang putri menginjak usia tertentu, sang ayah akan mulai mencarikan jodoh untuknya. Dan kebanyakan dari mereka dinikahkan dengan laki-laki berusia lanjut (60 tahunan ke atas!!). Yang dipikirin orang tua bukanlah bagaimana sang anak bisa bahagia, melainkan bagaimana meluaskan kekayaannya. Kisah tragis menimpa Sarah (kakak perempuan Sultana). Dimana dia dipaksa menikah dengan laki-laki tua berumur 60 tahunan yang hanya menjadikan Sarah sebagai sasaran perilaku seksualnya yang brutal!! Bahkan parahnya sang ayah justru membela laki-laki tersebut (sang menantu) dengan berkata bahwa seorang istri adalah milik suaminya dan adalah hak suami untuk memperlakukan sang istri sesuai keinginannya. Hmm kebayang deh bagaimana Sarah melalui hidupnya hari demi hari seperti di neraka sehingga akhirnya dia mau bunuh diri.
Kemudian dikisahkan pula bagaimana perempuan selalu dianggap bersalah dalam setiap kasus yang terjadi. Di buku ini diceritakan tentang seorang anak gadis yang baru berusia belasan tahun diperkosa beramai-ramai oleh teman kakak laki-lakinya yang mabuk. Dan apa yang terjadi adalah pengadilan memutuskan bahwa perempuan tersebutlah yang bersalah. Hal ini dikarenakan pengadilan sangat mempercayai kesaksian dari pihak laki-laki. Dimana para lelaki yang memperkosanya menebarkan fitnah bahwa perempuan inilah yang pertama kali menggoda. Ga masuk akal!! Dan akhirnya perempuan ini harus melahirkan di penjara. Setelah melahirkan, dia harus dihukum mati.

Dikisahkan juga bahwa ada beberapa perempuan yang masih harus mengalami siksaan berupa lemparan batu (dirajam). Ada juga kisah dimana teman Sultana harus mengalami hukuman kurungan rumah (ditempatkan di ruang kosong atap rumah dan diberi makan seadanya) hingga akhirnya menjadi gila dikarenakan dia berpacaran dengan laki-laki bule semasa dia kuliah di inggris. Lalu ada juga teman Sultana yang harus menerima hukuman dari keluarganya sendiri yaitu berupa hukuman mati dengan cara tangan dan kaki diikat lalu direndam ke dalam kolam air hingga mati. OH!! Tragis!!

Dikisahkan juga tentang beberapa tenaga kerja wanita di sana yang hanya dijadikan budak seks bagi majikan dan terkungkung tidak bisa keluar dari rumah majikannya.

Sultana selalu menginginkan kebebasan bagi para perempuan Arab Saudi. Salah satu ucapannya:

Dari sekarang, aku mulai hidup, bernafas dan merencanakan dengan diam-diam perjuangan untuk hak-hak perempuan di negeriku sehingga kami bisa hidup lebih bermartabat dan dapat memenuhi kebutuhan personal yang selama ini menjadi hak laki-laki sejak lahir

Semoga ia ataupun penerusnya mampu merealisasikannya. Sultana juga menyadari bahwa jalan masih panjang bagi para perempuan Saudi untuk memperjuangkan hak mereka dan memperoleh martabat yang sama dengan kaum laki-laki.

Baca tulisan ini, bener-bener bikin emosi naik turun. Kesel, marah, heran campur aduk deh di gw. Kok ada ya kisah kayak gini. Bahkan orang tua sendiripun menjunjung tinggi hukum-hukum tertentu yang menurut gw udah ga relevan untuk diterapkan di masa seperti sekarang ini. Dan setelah membaca ini, gw merasa sangat beruntung tidak terlahir di sana. Dan gw juga merasa berterima kasih atas apa yang telah diperjuangkan oleh Kartini sehingga saat ini para perempuan Indonesia bisa memiliki kebebasan.

7 responses to “Princess

  1. kayanya gw pernah deh baca novel yang alur ceritanya hampir sama? apa yah judulnya, gw lupa.
    Kayanya kita perlu bersyukur jadi WANITA INDONESIA yg memiliki emansipasi yang udah di perjuangin oleh kartiniđŸ˜€

  2. @tika : waduh Tik, berarti gw gagal dalam mempromosikan buku nih. Kalo pengarangnya tau, gw bisa bisa diomel nih. Nurunin pasaran. Hihihi
    @mutia : Iya, gw sangat amat terlalu berterima kasih karena gw ada di sini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s