Sabtu minggu kemaren aku jalan2 ke beberapa tempat di bandung. Ya, masih seputar buku. Hari Sabtu, aku pergi ke Toko Buku Ultimus yang terletak di depan UnPas. Di daerah Lenkong Besar Bandung. Sampe di sana, toko bukunya sepi dan hanya ada beberapa orang yang ngerumpi di sana. Masuk ke dalam, aku liat toko ini memang beda sama toko yang selama ini aku kunjungi. Di toko ini banyak tersedia buku-buku dari jaman dulu. Buku-buku yang udah kuno, dan mungkin sudah tidak beredar lagi di pasaran.
Banyak buku-buku yang seharusnya menarik bagi orang-orang penyuka sastra. Aku? Belum memiliki minat serius pada sastra. Sehingga hanya melihat beberapa buku di sana, melihat sinopsis lalu meletakkannya kembali. Hampir satu jam di sana, bukan hanya jari-jariku yang sudah berdebu
tetapi juga kakiku sudah digigit beberapa ekor nyamuk. Hmm
Secara keseluruhan aku suka toko buku ini. Dia punya konsep tersendiri. Tidak menjual buku yang banyak di pasaran. Tapi beberapa buku juga memang tersedia di toko-toko lain.
Lalu, hari Minggu? Pergi ke toko buku selanjutnya. Hmm kali ini perjalanan sedikit rumit. Cuma dapet info bahwa toko bukunya terletak setelah gedung sate. Padahal aku juga ga tau posisi persis gedung sate. Bermodalkan kenekatan dan sedikit info, aku pergi juga ke tempat itu . Tujuannya adalah Toko Buku Togamas. Sampe di gedung sate ternyata masih harus berjalan jauhhhh. Mungkin sekitar 250 meter. Pas ngeliat gedung sate aku langsung nyeletuk ke temenku:
“Kenapa gedung ini disebut gedung sate?”
“Liat aja bagian atasnya, kayak sate kan bentuknya”
“ooo”
Setelah berjalan beberapa langkah, aku melihat museum geologi. Hmm, jadi ingat kata-kata Eden beberapa waktu lalu. Begini katanya (kurang lebih): “Kalo gw lagi suntuk. Gw biasanya pergi ke museum geologi yang ada di deket gedung sate”. Inget kata-kata itu, aku jadi pengen banget ke sana. Tapi karena tidak punya banyak waktu (pukul 1 siang sudah harus kembali karena urusan lain), maka kuurungkan saja niat ke museum geologi. Semoga masih ada kesempatan lain untuk datang ke sana.
Tiba di Togamas, hmm terkesan. Buku-buku di sana semuanya dijual dengan diskon 15% dan buku-bukunya lengkap (menurutku). Semua buku yang aku cari ada di sana. Dan aku bener-bener puas ada di sana. Namun karena keterbatan waktu, maka harus segera pulang
Semoga lain kali bisa ke sana lagi. Mungkin harus menyediakan lebih banyak waktu untuk itu. So, akhir pekan kemaren benar-benar terasa bermanfaat. Menghabiskan sesuatu untuk sesuatu yang lebih berguna ketimbang tidur-tiduran di rumah